FAKTOR RESIKO PERILAKU TERHADAP KEJADIAN HIPERTENSI DI WILAYA SIMPANG KEURAMAT, KABUPATEN ACEH UTARA
Abstract
Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Meningkatnya prevalensi hipertensi berkaitan erat dengan faktor risiko perilaku seperti kebiasaan merokok, asupan garam dan lemak tinggi, kurangnya aktivitas fisik, dan stres. Di daerah Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, kebiasaan gaya hidup tradisional seperti mengonsumsi ikan asin dan makanan tinggi garam masih umum, yang dapat meningkatkan risiko terjadinya hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor risiko perilaku yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di masyarakat Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional yang melibatkan 20 responden berusia 40–75 tahun. Data dikumpulkan melalui pengukuran tekanan darah, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif dan selanjutnya diuji menggunakan uji chi-square untuk menentukan hubungan antara faktor perilaku dan kejadian hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (75%) menderita hipertensi dengan berbagai tingkat keparahan. Sebanyak 70% responden melaporkan mengonsumsi makanan asin setiap hari, 50% adalah perokok aktif, dan 60% memiliki tingkat aktivitas fisik yang rendah. Faktor perilaku yang paling dominan terkait dengan hipertensi adalah asupan garam yang tinggi, diikuti oleh kebiasaan merokok dan kurangnya aktivitas fisik. Studi ini menunjukkan bahwa faktor perilaku memainkan peran penting dalam terjadinya hipertensi di daerah Simpang Keuramat, Aceh Utara. Upaya pencegahan melalui pendidikan kesehatan, pengurangan asupan garam, promosi aktivitas fisik, dan penghentian merokok perlu diperkuat melalui intervensi berbasis masyarakat dan keterlibatan aktif petugas kesehatan setempat.
Kata kunci: Hipertensi, faktor risiko perilaku, diet, aktivitas fisik, Simpang Keuramat
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SENASTAKA: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.