Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Angka Kejadian Stunting Di Desa Menasah U Kec. Syamtalira Aron Kab. Aceh Utara
Keywords:
Pengetahuan ibu, Stunting, Gizi balitaAbstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang hingga kini masih menjadi tantangan kesehatan utama di Indonesia, terutama pada periode 1.000 hari pertama kehidupan. Kekurangan gizi berkepanjangan, infeksi berulang, serta pola asuh yang kurang tepat menjadi faktor utama penyebab stunting pada balita. Berdasarkan data Puskesmas Kecamatan Syamtalira Aron, Desa Menasah U memiliki 71 ibu yang memiliki balita, dengan jumlah balita normal sebanyak 63 dan balita stunting sebanyak 8 orang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita di Desa Menasah U. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional dan melibatkan 35 responden ibu balita yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner pengetahuan ibu mengenai gizi dan lembar observasi pengukuran antropometri balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki pengetahuan yang baik (57,1%), sedangkan kejadian stunting pada balita berada pada angka 11,3%. Uji statistik Chi-Square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting (χ² = 9,24; p = 0,01). Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin rendah tingkat pengetahuan ibu, semakin tinggi risiko balita mengalami stunting. Dengan demikian, peningkatan pengetahuan ibu melalui edukasi gizi dan intervensi berbasis komunitas sangat penting dalam upaya menurunkan angka stunting di tingkat desa. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah desa dan Puskesmas dalam merancang program pencegahan stunting yang lebih efektif.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SENASTAKA: Prosiding Seminar Nasional Kesehatan Masyarakat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.