Faktor Penentu Keberhasilan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam Perbaikan Status Gizi Balita: Studi Kualitatif di Puskesmas Syamtalira Bayu, Aceh Utara

Authors

  • Nabila Dwi Putri Nabila Abulyatama

Abstract

Status gizi yang baik merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan sumber daya manusia, dengan balita sebagai kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus karena dampak jangka panjang dari kekurangan gizi. Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) merupakan salah satu intervensi utama pemerintah untuk mengatasi masalah gizi kurang.Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam upaya perbaikan status gizi balita gizi kurang di Puskesmas Syamtalira Bayu.Menggunakan pendekatan kualitatif dengan proses pengumpulan data secara mendalam melalui wawancara terhadap kader kesehatan, orang tua balita, dan pemegang program gizi di Puskesmas. Partisipan ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis secara tematik berdasarkan wawancara mendalam.Efektivitas Program PMT di Puskesmas Syamtalira Bayu dipengaruhi secara positif oleh beberapa faktor kunci, yaitu kualitas pelayanan, keragaman menu, dan upaya pemantauan yang terjaga. Program ini dinilai berhasil karena adanya faktor individu dan dukungan kuat dari keluarga.Keberhasilan PMT sangat bergantung pada kualitas interaksi manusia (kader–keluarga) dan adaptasi konteks lokal. Sebagai tindak lanjut, Puskesmas disarankan untuk melanjutkan dan mengoptimalkan PMT dengan mengintegrasikan edukasi gizi intensif bagi keluarga.

Downloads

Published

20-05-2026